Langkah Kuda Menyehatkan Bumiputera bagian 4

Uji kelaikan dan kepatutan dilakukan satu pekan sebelum pengelola statuter ditunjuk. ”Tugas saya mencegah jangan sampai isu ini berisik,” kata mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu. Menurut Adhie, OJK frustrasi menghadapi pengurus lama karena tak serius menjalankan skenario restrukturisasi. Dumoly mengatakan restrukturisasi sulit dilakukan karena Bumiputera masih berbentuk usaha bersama, bukan perseroan terbatas. Akibatnya, tidak ada pengendali di perusahaan ini. Setiap pemegang polisi otomatis menjadi pemilik saham. Masalahnya, ”Tidak ada yang merasa mewakili dan bertanggung jawab,” kata Dumoly.

Itu sebabnya, OJK bersama manajemen Bumiputera sejak awal merancang agar perusahaan asuransi ini bisa dikonversi dari perusahaan non-listed menjadi terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Salah satunya dengan mendorong go public unit usaha properti Bumiputera. ”Dulu sudah ada yang mau masuk, tapi mereka hanya maunya ambil aset kami di properti,” kata Ichsan M. Natin, Direktur Investasi AJB Bumiputera periode 2013-2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *