Setan Jawa dalam ’Bahasa’ Garin Bag3

Di pasar mistik, Setio memilih pesugihan yang disebut Kandang Bubrah, menggadaikan hidupnya kepada Setan Pesugihan (Luluk Ari Prastyo). Pesugihan ini pula yang membuat jalan hidup Setio terjal. Pesugihan adalah sebuah upaya mistis men cari kekayaan, dan untuk itu ia harus rela mengorbankan sesuatu, termasuk jiwanya. Setan Jawa merupakan flm bisu besutan sutradara kawakan Garin Nugroho. Ia terinspirasi oleh wayang kulit, flm karya Friedrich Wilhelm Murnau,Nosferatu(1922), dan Metropolis (1927) karya Fritz Lang.

Pemutaran kedua flm Jerman ini diiringi musik simfoni orkestra—termasuk ketika Nosferatu diputar di Gedung Teater Jakarta pada 2012, diiringi paduan suara Batavia Madrigal Singer-Capela Amadeus dengan konduktor Pierre Oser dan Metropolis diiringi Deutsches Filmorchester Babelsberg (orkestra flm Jerman, Babelsberg). Garin memilih kawan lama, Rahayu Supanggah, untuk mengiringi flmnya dengan gamelan.